Mendag Yakin Produktivitas Tinggi Jadi Kunci Kesejahteraan Petani Sawit RI

Petani Sawit di Batola. (Sariagri/Ibrahim Batola)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 18 Juli 2022 | 16:55 WIB

Sariagri - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menekankan agar produktivitas kelapa sawit sebagai andalan ekspor Indonesia harus terus ditingkatkan. Sebab, Zulhas yakin peningkatan produktivitas kelapa sawit memberikan korelasi positif terhadap kesejahteraan petani sawit dalam negeri.

"Kementerian Perdagangan akan terus mendukung pengembangan sawit di Indonesia sebagai produk andalan ekspor nasional. Peningkatan produktivitas sawit harus terus dilakukan. Hal ini tentu harus berkorelasi positif terhadap peningkatan pendapatan petani sawit di dalam negeri," ungkap Zulhas pada Minggu, (17/7/2022).

Menurut Zulhas, dari sisi perdagangan, ekspor sawit mencapai 32,8 miliar dolar AS dan menyumbang hampir 15 persen total ekspor nonmigas Indonesia pada 2021.

"Kelapa sawit merupakan komoditas yang memiliki banyak turunan, salah satunya minyak goreng. Produk ini menjadi salah satu barang kebutuhan pokok di Indonesia," sebut Zulhas.


Lebih lanjut, Zulhas mengatakan untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan minyak goreng pihaknya terus mengevaluasi implementasi kebijakan yang adaptif dan inovatif dalam merespon kondisi pasar. Ia berujar, kebijakan Kemendag yang mengatur ekspor produk Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya dapat memperkuat perekonomian RI.

"Kebijakan-kebijakan tersebut adalah upaya menjamin keadilan, yaitu dari sisi perlindungan konsumen, serta pembangunan kesejahteraan ekonomi petani kelapa sawit dan pelaku usaha di dalam negeri," tutur Zulhas.

Baca Juga: Mendag Yakin Produktivitas Tinggi Jadi Kunci Kesejahteraan Petani Sawit RI
Sampat Naik, Harga Sawit di Daerah Ini Kembali Anjlok



Dia pun berharap Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) dapat meningkatkan peran strategis komoditas kelapa sawit dalam perekonomian Indonesia.

"Diharapkan AKPSI dapat mendukung penguatan posisi Indonesia sebagai negara produsen sawit terbesar di dunia," tukas Zulhas.

 

Video Terkait