Produksi Gula di Daerah Ini Capai 26.176 Ton

Gula pasir kemasan. (Sariagri)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 12 Agustus 2022 | 17:00 WIB

Sariagri - Produksi gula di Pabrik Gula (PG) Semboro yang merupakan unit usaha PTPN XI yang berada di Kabupaten Jember, Jawa Timur, hingga pekan kedua Agustus 2022 mencapai 26.176 ton atau sekitar 43 persen dari total target produksi gula di PG setempat.

"Target produk gula yang dihasilkan selama musim giling di PG Semboro sebanyak 60.157 ton selama 116 hari pada musim giling dan saat ini sudah mencapai 43 persen," kata Manajer Administrasi Keuangan dan Umum PG Semboro Diputra Risman Rachmat, Jumat (12/8/2022).

Menurutnya, proses giling di PG Semboro dimulai pada 25 Mei 2022 dan kini sudah memasuki hari ke-78 dengan produksi gula yang dihasilkan sebanyak 26.176 ton hingga 10 Agustus 2022.

"Kami optimistis bahwa target produksi gula yang ditetapkan sebanyak 60.157 ton bisa tercapai hingga akhir musim giling nanti, sehingga optimalisasi terus dilakukan untuk mencapai target tersebut," tuturnya.

Ia menjelaskan target awal untuk tanaman tebu yang akan digiling mencapai 761.826 ton dan hingga 10 Agustus 2022 sudah menggiling sebanyak 410.980 ton dengan produk gula yang dihasilkan sebanyak 26.176 ton.

"Kapasitas giling di PG Semboro bisa mencapai 6.500 ton per hari, sehingga akhir musim giling pada akhir September 2022 diharapkan bisa menggiling tebu sesuai dengan yang ditargetkan," katanya.

Berdasarkan data, luas areal tanaman tebu untuk menyuplai bahan baku tebu ke PG Semboro mencapai 8.486 hektare yang sebagian besar tersebar di Kabupaten Jember dan Lumajang.

"Untuk di Kabupaten Jember, ada beberapa kecamatan yang menjadi sentra tebu yang hasil panennya digiling ke PG Semboro yakni Kecamatan Semboro, Umbulsari, Tanggul, Kencong, Jombang, dan Rambipuji," ujarnya.

Baca Juga: Produksi Gula di Daerah Ini Capai 26.176 Ton
Indonesia Masih Jauh dari Swasembada Gula

Pihaknya berusaha meningkatkan produksi gula di PG Semboro setiap tahunnya dengan menambah luasan lahan tebu sebagai penyedia bahan baku, sehingga stok gula untuk mencukupi kebutuhan daerah hingga nasional cukup aman.

"PG Semboro memiliki produksi gula dengan kualitas Gula Kristal Putih (GKP) I karena telah menggunakan sistem remelt karbonatasi, sehingga diharapkan produksi gula ritel dengan merk dagang Gulapas dan Nusakita mendapat respons yang baik dari masyarakat," pungkasnya.

Video Terkait