Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta yang Jarang Diketahui

Ilustrasi kopi. (Pixabay)

Penulis: Gloria, Editor: Tanti Malasari - Kamis, 25 Agustus 2022 | 12:00 WIB

Sariagri - Kopi biasanya identik dengan jenis robusta atau arabika. Keduanya ini kerap menjadi pilihan ketika ingin membeli kopi.

Kebanyakan orang menganggap arabika lebih baik daripada robusta. Namun tak sedikit juga menilai jika robusta lebih nikmat.

Sebenarnya, kedua kopi ini memang memiliki rasa yang beda-beda tipis. Meski demikian, harga kopi arabika biasanya lebih mahal dibandingkan robusta.

Melansir sejumlah sumber, kedua jenis kopi ini memang memiliki perbedaan dari segi rasa, cara pengolahan dan budidaya. Biji kopi arabika akan menghasilkan rasa yang lembut, segar dengan sensasi buah atau biasa disebut fruity.

Sementara kopi robusta identik dengan cita rasa yang lebih pekat dan kuat. Kandungan kafein biji kopi ini juga dua kali lipat lebih tinggi jika dibandingkan dengan arabika.

Perbedaan biji kopi arabika dan robusta juga terdapat dari budidaya dan perawatannya. Robusta biasanya memiliki lahan yang lebih luas dibandingkan arabika.

Robusta bisa tumbuh di ketinggian rendah seperti di bawah 1000 mdpl, iklim yang panas dan kondisi air yang sedikit. Sedangkan arabika harus ditanam di pegunungan seperti di atas 1000 atau 1500 mdpl.

Baca Juga: Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta yang Jarang Diketahui
Kopi Asal Indonesia Tarik Minat Warga Brunei Darussalam

Perbedaan kopi arabika dan robusta juga biasanya terletak pada cara pengolahan. Biji kopi robusta biasanya diolah dengan cara dipetik buahnya, dikuliti lalu dikeringkan dengan oven.

Sedangkan arabika memiliki kulit yang sensitif sehingga proses pengolahannya lebih rumit. Arabika harus di-pulping lalu fermentasi. Kemudian biji kopinya dijemur di bawah matahari langsung hingga kering lalu dibuka kulitnya. Itulah kenapa harga arabika lebih mahal dibanding robusta.

Video Terkait