Banyak Manfaat dan Bernilai Jual, Begini Cara Budidaya Kemiri

Ilustrasi kemiri. (pixabay)

Penulis: Gloria, Editor: Reza P - Jumat, 2 September 2022 | 16:30 WIB

Sariagri - Kemiri merupakan salah satu bumbu masakan yang sering digunakan. Tidak hanya itu, kemiri juga berguna untuk kecantikan salah satunya kesuburan rambut.

Banyaknya manfaat kemiri, akan menyenangkan ketika mengetahui bagaimana cara untuk membudidayakannya. Melansir Cybex Kementerian Pertanian, melakukan budidaya kemiri membutuhkan kesabaran. Pasalnya, waktu yang dibutuhkan cukup lama.

Budidaya kemiri tentu saja akan dimulai dari pembibitan. Untuk mendapatkan bibit yang sehat harus dilakukan dengan beberapa cara. Biji kemiri dapat direndam dalam air dingin 15 hari. Setelah itu pukul dengan palu kecil hingga biji retak sedikit. Pemukulan jangan terlalu keras untuk mendapatkan belahan yang diinginkan.

Setelah itu, mengikir biji pada bagian yang akan keluar lembaga. Setelah kurang lebih 45 hari semai, siap dilaksanakan untuk seleksi bibit yang bisa digunakan. Pilihlah semai yang tegak lurus dan sehat. Lakukan dengan hati-hati ketika dilakukan pencabutan supaya tidak rusak.

Biji yang diperoleh disemaikan dengan media tabur dari tanah dan pasir dengan perbandingan 1:2, tetapi jangan lupa untuk menyaring campuran itu terlebih dahulu. Biji kemiri disemai sedalam 2-5 sampai 10 sentimeter. Pembibitan baru dapat digunakan setelah berumur enam bulan sampai setahun.

Cara budidaya kemiri juga bergantung pada persiapan lahan. Untuk menanam kemiri dibutuhkan lahan yang bersih dari gulma dan tanaman liar lainnya. Jarak tanam untuk kemiri harus sesuai dengan tujuannya.

Bila budidaya kemiri ditujukan untuk menghasilkan biji maka jarak tanamnya 10x10 meter. Untuk menghasilkan kayu pulp, jarak tanamnya lebih rapat yaitu 4x4 meter. Jangan lupa untuk lakukan pengajiran sesuai jarak tanam lho.

Pada ajir buatlah lubang dengan ukuran 60x60x60 cm. Pada saat menggali lubang, sebagian tanah lapisan atas harus dipisahkan. Tanah galian lapisan bawah dicampur dengan pupuk kandang secara merata dengan perbandingan 1:1.

Jika menanam kemiri saat kemarau, lubang dapat langsung ditimbun dengan campuran media tersebut dan bibit segera ditanam. Saat musim hujan, campuran tanah dan pupuk harus dibiarkan sementara waktu di dekat lubang tanam. Tujuannya, untuk menurunkan keasaman tanah.

Baca Juga: Banyak Manfaat dan Bernilai Jual, Begini Cara Budidaya Kemiri
Begini Cara Menanam Tomat dari Biji dengan Media Pot Kecil

Cara budidaya kemiri juga bergantung pada penanaman. Pada lubang tanam yang telah diisi dengan tanah dan pupuk kandang, tanamlah bibit kemiri dengan jalan melepas kantong plastiknya. Saat melepas kantong plastik usahakan agar perakaran bibit tidak rusak. Perakarannya pun harus teratur dan terbuka.

Pemupukan juga berpengaruh pada budidaya kemiri. Untuk mendapatkan produksi biji yang lebih banyak, kemiri harus dipupuk secara rutin. Jenis pupuk yang diberikan adalah pupuk kandang atau kimia. Pemberian pupuk kandang dapat dilakukan sekali setahun dengan dosis pada tanaman muda cukup 2 kg per pohon.

Sedangkan untuk tanaman yang berproduksi dapat diberikan pupuk kandang sebanyak 10-30 kg per pohon.

Video Terkait