6 Jenis Kopi Asli Jawa Barat yang Tersohor di Dunia

Ilustrasi tanaman kopi (Pxhere)

Penulis: Tanti Malasari, Editor: Dera - Senin, 12 September 2022 | 08:00 WIB

Sariagri - Jawa Barat memiliki lahan yang amat subur. Tak heran jika provinsi ini mampu menghasilkan beragam hasil perkebunan yang begitu banyak, salah satu yang sangat terkenal adalah kopi.

Provinsi Jawa Barat adalah salah satu penghasil kopi unggulan di Indonesia. Kopi ini juga sudah terkenal namanya di kalangan pencinta kopi. Tidak hanya lokal tetapi juga mancanegara.

Jika melihat sejarah, pada zaman kolonial, kopi di Jawa Barat memang sudah menjadi komoditas ekspor terbesar ke Belanda. Bahkan pihak VOC sendiri mengunggulkan kopi Arabika dari Jawa Barat untuk diperdagangkan.

Jenis Kopi Jawa Barat yang Tersohor di Dunia

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 7 kopi khas Jawa Barat yang terkenal di mancanegara.

1. Kopi Ciwidey

Kopi yang ditanam di Gunung Tilu, Ciwidey, Kabupaten Bandung, dikenal memiliki cita rasa manis, floral, dan asam. Kopi ini juga menjadi yang paling pas untuk disajikan dalam pembuatan kopi dengan menggunakan teknik manual V60.

Berkat keunggulannya ini, kopi Ciwidey telah mendapat rekor MURI sebagai kopi termahal di Indonesia. Bahkan, kopi ini juga pernah menjadi kopi termahal di acara pelelangan kopi di Amerika Serikat dengan harga Rp2 juta-an per kilogramnya.

2. Kopi Malabar

Awalnya, kopi Malabar dibawa pertama kali oleh pemerintah Hindia Belanda dari Malabar di India. Kemudian kopi ini ditanam di daerah Pangalengan, Kabupaten Bandung pada ketinggian 1.500 mdpl.

Kopi Malabar hadir dengan ciri khasnya tersendiri, yaitu memiliki aroma seperti bunga. Cita rasa yang dikeluarkan pun sedikit manis dengan keasaman yang cukup kuat. Berkat keunikannya, kopi ini pernah diakui dan mendapat empat penghargaan kopi dari Speciality Coffee Association of America Expo.

3. Kopi Papandayan

Dinamakan kopi Papandayan sebab kopi ini memang ditanam kaki Gunung Papandayan Kabupaten Garut. Kopi ini dapat tumbuh subur pada ketinggian 700-1.200 mdpl yang bersuhu 16-20 derajat Celcius.

Melalui keunggulan geografis tersebut, kopi Papandayan ini menjadi incaran banyak pecinta kopi di seluruh dunia. Pasalnya kopi ini juga menghasilkan cita rasa yang luar biasa nikmat sehingga mendapat hasil yang memuaskan dari tes cita rasa oleh Speciality Coffee Association Europe (SCAE) pada 27 Juli 2016.

4. Kopi Gunung Puntang

Pada tahun 2007, kopi Gunung Puntang dikembangkan pertama kali oleh Ayi Sutedja di Kabupaten Bandung di lahan seluas 270 hektar. Kopi ini sempat mendapat pujian sebagai kopi terbaik di dunia dari Presiden Jokowi.

Asalannya kopi ini dikenal memiliki citarasa yang manis dan beraroma floral. Bahkan pada 14-17 April 2016 lalu, kopi ini mendapat penghargaan internasional di ajang Speciality Coffee Association of America Expo di Atlanta, Amerika Serikat.

5. Kopi Gunung Halu

Kopi dari Jawa Barat selanjutnya dari pegunungan Gunung Halu dengan ketinggian 900 mdpl. Kopi ini pernah sukses mendapat penghargaan AVPA Gourmet Product di pameran SIAL Paris, Perancis.

Alasannya karena kopi ini memiliki rasa segar dan asam. Berkat kesohoran itu, membuat kopi Gunung Halu ini sering diekspor ke Maroko ini.

Baca Juga: 6 Jenis Kopi Asli Jawa Barat yang Tersohor di Dunia
Mengangkat Kembali Kopi Preanger ke Dunia dengan Pengolahan Tepat

6. Kopi Mekarwangi

Kopi Jawa Barat lainnya yang tersohor di dunia adalah kopi yang berasal dari Desa Mekarwangi, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung barat. Kopi yang tumbuh di ketinggian 1.000-1.500 mdpl ini memiliki cita rasa manis seperti karamel dan mangga.

Selain kopi Gunung Puntang, kopi Mekarwangi juga masuk dalam ajang Specialty Coffee Association of America (SCAA) dan sukses menembus pasar dunia seperti Asia, Eropa, Australia, dan Selandia Baru.

Video Terkait