Karakteristik Karet, Pohon yang Digunakan untuk Bahan Baku Pembuatan Produk

Ilustrasi penyadapan pohon karet. (Pixabay/ Abhilash Jacob)

Penulis: Tanti Malasari, Editor: Tatang Adhiwidharta - Kamis, 15 September 2022 | 17:00 WIB

Sariagri - Sobat Agri tentu sudah pasti mengenal karet. Sejak ribuan tahun lalu, manusia telah memanfaatkan karet sebagai bahan baku produk dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya digunakan sebagai karet gelang, kini produksi karet semakin bervariasi dengan karakteristik beragam sesuai dengan kebutuhan.

Salah satu contohnya yakni dibuat menjadi bahan baku penting dalam pembuatan ban pesawat terbang, komponen perangkat militer, komponen mobil, bantalan jembatan, sarung tangan bedah, sampai penghapus. Untuk lebih mengenal, berikut ini adalah penjelasan mengenai karet.

Karakteristik Karet

Karet adalah bahan elastis yang dihasilkan secara alami (karet alam) dari pohon karet, ataupun secara sintetis dengan melalui berbagai proses kimia (karet sintetis atau karet buatan). Sebenarnya karakteristik dari karet bisa berbeda-beda, tergantung dari jenis karet itu sendiri.

Meski begitu, pada dasarnya semua jenis karet memiliki tiga sifat umum yang sama.

1. Memiliki tekstur elastis

Karet merupakan bahan yang sangat elastis. Ia tidak mudah kembali ke bentuk normal setelah diregangkan (ditarik) atau dikompresi (ditekan). Karet dapat mulur dan mengkeret secara cepat.

2. Karet tidak mudah memuai ketika dipanaskan

Secara umum, kebanyakan benda-benda akan memuai, ketika dipanaskan atau terkena panas. Namun hal ini tidak terjadi pada karet. Ia justru berkontraksi ketika terkena panas.

Baca Juga: Karakteristik Karet, Pohon yang Digunakan untuk Bahan Baku Pembuatan Produk
Kuartal I 2022, Ekspor Karet Mentah Kamboja Tembus 100 Juta Dolar AS

Molekul karet yang sudah kusut menjadi lebih kusut dan terpelintir, yang mana ketika suhu panas dihilangkan, maka molekul akan kembali ke keadaan istirahat dan karet mendapatkan kembali bentuk aslinya.

3. Memiliki daya keausan tinggi

Selain itu sifat karet yang terakhir yakni memiliki daya keausan yang tinggi. Hal ini karena umumnya karet memiliki daya tahan tinggi terhadap sobekan, benturan, suhu rendah, dan air. Karet juga tidak mudah panas.

Video Terkait