Didominasi Sumatera, Ini 5 Daerah Penghasil Karet Terbesar di Indonesia

Ilustrasi pohon karet (Pixabay)

Penulis: Tanti Malasari, Editor: Dera - Kamis, 22 September 2022 | 09:00 WIB

Sariagri - Karet adalah komoditas perkebunan yang bernilai ekonomi tinggi. Bahkan karet menjadi komoditas ekspor terbesar kedua di dalam negeri setelah minyak kelapa sawit.

Karet merupakan polimer hidrokarbon yang terkandung pada lateks dan berasal dari beberapa jenis tumbuhan. Hampir 85% produksi karet di Indonesia, dilakukan oleh para petani kecil di tiap daerah.

Daerah penghasil karet terbesar di Indonesia

Diketahui, hasil produksi karet dalam negeri sangat melimpah. Jumlah ini membuat Indonesia menempati posisi kedua, sebagai produsen karet terbesar di dunia setelah Thailand.

Bahkan produk karet asal Indonesia menjadi komoditas penting dalam pasar global. Lantas, daerah mana yang menghasilkan karet terbanyak di Indonesia? Berikut penjelasannya.

1. Sumatera Selatan

Produsen karet terbesar pertama ditempati oleh Provinsi Sumatera Selatan. Provinsi dengan ibukota Palembang ini menjadi penyumbang nilai ekspor tertinggi berupa karet mentah. Bahkan karet dari Sumatera Selatan berhasil menembus penjualan di beberapa belahan dunia mencapai Rp27,2 Miliar.

Sumatera Selatan memiliki lahan seluas 1.319.738 hektar yang mampu menghasilkan sebesar 1.053.272 ton karet setiap tahunnya. Jumlah ini didominasi oleh pasar Finlandia dan Jepang.

2. Sumatera Utara

Masih di Pulau Sumatera, posisi kedua sebagai produsen karet terbesar ditempati oleh Sumatera Utara. Provinsi dengan ibukota Medan ini berhasil memproduksi karet sebanyak 547.300,83 ton dari luas lahan sekitar 585.749,21 hektar.

Menurut data dinas perkebunan Provinsi Sumatera Utara, dari jumlah produksi karet yang besar tersebut, sebagian besar berasal dari perkebunan rakyat dengan total 311.076,66 ton dan luas 393.189,02 hektar.

3. Riau

Selanjutnya, Riau menduduki posisi ketiga sebagai daerah penghasil karet terbesar di Indonesia. Karet merupakan komoditi unggulan Provinsi Riau setelah migas.

Luas perkebunan karet di Riau diketahui sebesar 516.994 hektar, yang tersebar di berbagai wilayah, seperti Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Kota Dumai, dan sebagainya.

Dengan luas lahan tersebut, produksi karet di Riau mencapai 500.000 ton setiap tahunnya.

4. Jambi

Selain itu, provinsi Jambi masih menunjukkan eksistensinyq sebagai daerah yang berkontribusi dalam peningkatan produksi karet nasional. Karet asal Riau ini umumnya ditujukan sebagai komoditas ekspor. Dengan luas lahan sekitar 378,7 ribu hektar di tahun 2018, Jambi mampu menyumbang karet sebanyak 315,7 ribu ton.

Berdasarkan hasil keputusan Menteri pertanian No. 472 th 2018, mengenai Lokasi Kawasan Pertanian Nasional ada beberapa kabupaten yang menjadi pusat pengembangan karet nasional, yaitu Batanghari, Muaro Jambi, Tebo, Merangin, dan Sarolangun.

Baca Juga: Didominasi Sumatera, Ini 5 Daerah Penghasil Karet Terbesar di Indonesia
Karakteristik Karet, Pohon yang Digunakan untuk Bahan Baku Pembuatan Produk

5. Kalimantan Barat

Loncat dari Pulau Sumatera, kali ini produsen karet selanjutnya berada di Pulau Kalimantan. Provinsi Kalimatan Barat disebut-sebut menjadi daerah penghasil karet terbesar di Indonesia yang ke-5.

Berdasarkan data BPS yang dipublikasi oleh provinsi Kalbar, pada tahun 2018, luas perkebunan karet di provinsi ini menjadi 5.837 hektar. Jumlah ini meningkat 16,43%, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yaitu awalnya 5.013 hektar.

Video Terkait