Gawat, Serangan Hama Ini Ancam Produksi Pertanian Kapas

Gambar: Ilustrasi pertanian kapas. (pixabay/jdblack)

Editor: Dera - Senin, 17 Oktober 2022 | 10:30 WIB

Parasit kecil berbentuk belalang hijau telah menyerang tanaman kapas di seluruh Afrika Barat dan memangkas perkiraan produksi untuk musim 2022 hingga 2023.

Serangga yang dikenal sebagai jassid tersebut menetap di bawah daun kapas dan memakan jaringan tanaman, menyuntikkan racun yang menyebabkan daun melengkung ke bawah dan menghambat kapasitas reproduksi.

Biasanya serangga tersebut subur dalam cuaca kering. Namun serangan hama tersebut menyebar dengan intensitas yang belum pernah terjadi sebelumnya pada tahun ini meskipun curah hujan di atas rata-rata.

Perusahaan tekstil Senegal Sodefitx mengaku telah mendeteksi dua spesies baru yang tampaknya lebih invasif dan tahan terhadap pestisida.

Akibatnya, produsen kapas di Senegal hanya mengharapkan untuk menghasilkan 500 kilogram per hektare, dibandingkan dengan 1,3 ton yang diperkirakan pada awal musim.

“Jika kita tidak menemukan solusi untuk masalah itu, kondisi ini akan menjadi kematian kapas, tidak hanya di Senegal tetapi juga di kawasan ini,” kata Kepala Federasi Nasional Produsen Kapas (FNPC), Hamidou Diao kepada Reuters.

Sementara itu, Togo telah kehilangan lebih dari 8% dari 72.000 hektare kapas yang ditanam musim ini, terutama di bagian utara negara itu.

Perusahaan kapas utama Togo, Nouvelle Societe Cotonniere du Togo, mengatakan bahwa output bisa turun sekitar 10% karena parasit, dan serangga itu bergerak ke selatan.

Belum ada kabar terbaru tentang perkiraan produksi di Mali, Benin, Burkina Faso, yang bersama-sama dengan Togo menyumbang sekitar 50% dari output regional.

Namun, pihak berwenang di Mali mengatakan parasit itu menyerang ladang di sana dan mereka sedang memperkirakan kerusakan yang terjadi.

Beberapa daerah sangat terkena dampak, kata Direktur Nasional Pertanian Oumar Tamboura kepada Reuters, menyoroti Sikasso, salah satu daerah penghasil kapas utama Mali.

Menurut Economics of Land Degradation, kegagalan panen yang meluas akan dapat menghancurkan Mali, di mana sekitar seperempat penduduknya mencari nafkah dari kapas.

Baca Juga: Gawat, Serangan Hama Ini Ancam Produksi Pertanian Kapas
Gelombang Panas Dikhawatirkan Ancam Industri Kapas di Xinjiang Cina

Burkina Faso juga terpengaruh. Parasit muncul lebih awal dari biasanya tahun ini, membuat para petani lengah dan menyerang tanaman awal yang belum disemprot.

Sementara itu di Pantai Gading, serangan jassid dapat mengurangi produksi kapas antara 30-40 persen pada tahun ini.

Menurut sebuah penelitian yang berfokus pada sektor kapas Pantai Gading dan diterbitkan dalam Journal of Experimental Agriculture International pada bulan April, ancaman serangan jassid meningkat dalam beberapa tahun terakhir yang salah satunya disebabkan perubahan pola curah hujan.