Harga Sawit di Daerah Ini Turun Rp112,51 per Kg

Ilustrasi kelapa sawit. (Antara)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 22 November 2022 | 21:30 WIB

Sariagri - Dinas Perkebunan Provinsi Riau menetapkan harga tandan buah segar (TBS) sawit di Riau umur 10-20 tahun periode 23-29 November 2022 sebesar Rp2.735,68/kg atau mengalami penurunan Rp112,51/kg dibandingkan harga minggu sebelumnya yang Rp2.848,19/kg.

"Harga jual CPO dan kernel dari perusahaan yang menjadi sumber data mengalami penurunan," kata Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau Defris Hatmaja, Selasa (22/11/2022).

Ia mengatakan, walaupun indeks K yang dipakai masih sama dengan periode minggu lalu yaitu 92,64 persen dan indeks K berlaku untuk satu bulan ke depan.

Akan tetapi, katanya, karena harga penjualan CPO minggu ini turun sebesar Rp519,38 dari minggu lalu, maka harga pembelian TBS untuk satu minggu ke depan terkoreksi turun menjadi Rp2.735,68 (umur 10-20 tahun).

Ia merinci dari PTPN V Sei Buatan menjual CPO dengan harga Rp12.127,20/kg dan mengalami penurunan harga sebesar Rp 524,30/kg dari harga minggu lalu.

Berikutnya dari PTPN V Sei Tapung menjual CPO dengan harga Rp12.127,20/kg dan mengalami penurunan harga sebesar Rp 524,30/kg dari harga minggu lalu. PT Buana Wiralestari Mas menjual CPO dengan harga Rp12.209,00/kg dan mengalami penurunan harga sebesar Rp416,00/kg dari harga minggu lalu.

Baca Juga: Harga Sawit di Daerah Ini Turun Rp112,51 per Kg
Agar Punya Daya Tawar, Petani Sawit Diminta Dirikan Koperasi

PT Ramajaya Pramukti menjual CPO dengan harga Rp12.209,00/kg dan mengalami penurunan harga sebesar Rp416,00/kg dari harga minggu lalu. Defris menambahkan sistem tata kelola penetapan harga TBS Provinsi Riau semakin membaik.

"Membaiknya tata kelola penetapan harga merupakan upaya yang serius dari seluruh stakeholder yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,"tukasnya.

Video Terkait