Viral Nenek Histeris Lihat Kebun Jagungnya Hancur Dilindas Pemotor Trail

Ilustrasi kebun jagung direndam banjir. (Antara/HO/21)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Tatang Adhiwidharta - Kamis, 1 Desember 2022 | 15:15 WIB

Sariagri - Belum lama ini tengah viral video di media sosial memperlihatkan seorang nenek menangis histeris usai melihat kebun jagungnya d lindas pengendara motor trail.

Melalui unggahan akun @memomedsos, diperlihatkan seorang nenek tengah duduk sambil menangis histeris melihat kebun jagungnya yang sudah rusak. Peristiwa ini diduga terjadi di Jawa Timur. Sebab, dalam percakapan yang ditampilkan dalam unggahan itu, sang nenek dan perekam video berbicara dalam bahasa Madura.

"Mohon kepada panitia ini, ada seorang warga yang punya jagung, tidak terima karena jagungnya kena (motor). Begini ibu, saya nanti kasih tau panitia, nanti sampean didatengin, digantiin (jagungnya dengan) uang" kata perekam video.

Viral nenek menangis histeris lihat kebun jagungnya rusak dilindas pengendara motor trail (Instagram)
Viral nenek menangis histeris lihat kebun jagungnya rusak dilindas pengendara motor trail (Instagram)

Sontak unggahan tersebut pun viral dan berhasil menyita perhatian warganet. Tak sedikit pula warganet yang merasa geram dengan perbuatan para pengendara motor trail.

"Harga motor mahal tapi otaknya. Astaghfirullah miris sekali penyelenggaranya hanya memikirkan Event dari pada Warga yang punya kebun," ujar warganet.

"Pak polisi tangkap itu pengendara motornya kasih pelajaran dan jangan lupa ganti rugi," timpal warganet lainnya.

Terima Uang Ganti Rugi

Pada unggahan selanjutnya, diketahui nenek tersebut mendapat uang ganti untuk kebunnya yang sudah rusak. Terlihat seorang pria merupakan panitia acara memberikan sejumlah uang sebagai bentuk rasa tanggung jawab.

Baca Juga: Viral Nenek Histeris Lihat Kebun Jagungnya Hancur Dilindas Pemotor Trail
Viral Petani Menangis Histeris Lihat Jagungnya Diduga Dibabat Habis PTPN

"Harapannya, nanti kalau ada trail yang lewat masyarakat tidak kaget. Yang penting tidak merusak ya, bu, ya," tanya seorang panitia kepada sang nenek.

"Iya," balas si nenek dengan senyum lebar.