Ini Besaran Alokasi Dana Peremajaan Sawit Rakyat 2021 Seluas 180 Ribu Ha

Ilustrasi kelapa sawit (commons.wikimedia)

Editor: Arif Sodhiq - Rabu, 10 Maret 2021 | 17:10 WIB

SariAgri -  Target program peremajaan sawit rakyat (PSR) pada tahun 2021 seluas 180.000 hektare dengan alokasi dana Rp5,567 triliun. Untuk mencapai target, Kementerian Pertanian (Kementan) dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) bersama seluruh pemangku kepentingan industri sawit telah menyusun mekanisme PSR yang lebih efektif dan efisien termasuk melalui pola kemitraan antara perusahaan dan petani.

“Program peremajaan sawit rakyat ini merupakan upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan produktivitas kebun sawit rakyat. Selain sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada pekebun rakyat, PSR juga sebagai program Pemulihan Ekonomi Nasional yang mampu menyerap banyak tenaga kerja di masa pandemi Covid-19,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Musdhalifah Machmud menyampaikan arahan Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Peran aktif kepala daerah di sentra kelapa sawit diperlukan untuk mendukung pelaksanaan percepatan PSR di daerahnya. Dengan demikian target seluas 540.000 hektare yang telah ditetapkan pemerintah untuk tahun 2020-2022 dapat tercapai.

Baca Juga: Ini Besaran Alokasi Dana Peremajaan Sawit Rakyat 2021 Seluas 180 Ribu Ha
Kenaikan Tarif Pungutan Ekspor Guna Keberlanjutan Produksi Sawit

Pemerintah dan stakeholder kelapa sawit bergerak cepat dalam pencapaian target PSR tahun 2021. Salah satu upaya percepatan realisasi PSR dengan penandatanganan kerja sama Peremajaan Sawit Rakyat Melalui Kemitraan di Gedung Kemenko Perekonomian.

Penandatanganan kerja sama pelaksanaan PSR antara 6 perusahaan anggota dari Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) dan 1 Perusahaan Milik Negara yaitu PTPN VI dengan 18 KUD/Koperasi/Gapoktan anggota dari Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) dari 6 Kabupaten yaitu Kotabaru (Kalsel), Serdang Bedagai (Sumut), Muaro Jambi dan Merangin (Jambi), Kampar dan Indragiri Hulu (Riau), dengan total luas lahan dalam perjanjian PSR ini seluas 18.821 hektare.

Video Terkait