Cargill-Nestle Dukung Petani Kakao Sulawesi Tingkatkan Produksi

Ilustrasi pembibitan tanaman kakao kakao yang dikembangkan petani di Luwu Utara, Sulsel. (Foto: Antara)

Editor: M Kautsar - Jumat, 26 Maret 2021 | 10:45 WIB

SariAgri - Cargill dan Nestle mendukung petani kakao di Sulawesi untuk mengembangkan produksinya melalui program Nestle Cocoa Plan (NCP) yang memberikan manfaat bagi para petani.

"Ini untuk memperkuat komitmen kami dalam memastikan sektor kakao berkembang dan berkelanjutan untuk generasi mendatang," kata Manajer Global Nestlé Cocoa Plan, Darrell High.

Cargill melansir kemitraan baru dengan Nestlé untuk memperluas program NCP yang memberikan manfaat bagi para petani kakao di Sulawesi, Indonesia.

Hal itu dimulai dengan merangkul sekitar 2.000 petani tahun ini, melalui program NCP dengan tiga pilar yakni mewujudkan pertanian yang lebih baik. Para petani akan menerima pelatihan praktik pertanian yang baik (good agricultural practices).

Kedua, dengan memberikan dukungan bibit tanaman kakao untuk penanaman kembali dan penanaman pohon peneduh, serta akses perbekalan kebun kakao. Ketiga, mewujudkan kehidupan yang lebih baik yang akan memperluas Sistem Monitoring dan Remediasi Pekerja Anak (CLMRS) ke lebih banyak rumah tangga petani kakao melalui kerja sama dengan LSM Save the Children.

Termasuk mewujudkan kakao yang lebih baik, maka Cargill akan memastikan transparansi penuh untuk kakao yang dipasok ke Nestlé dari Indonesia, dengan menggunakan peralatan digital dengan petani dan pemasok bersertifikat, yang memfasilitasi penelusuran rantai pasok. 

Asia merupakan salah satu kawasan dengan pertumbuhan cokelat paling cepat di dunia dan hal ini membuka peluang bagi Indonesia untuk menjadi produsen kakao paling terkemuka di Asia. 

Direktur Pengelola Cargill Cocoa & Chocolate Asia Pasifik, Francesca Kleemans, mengatakan Indonesia sudah menjadi penghasil utama kakao sekaligus lokasi pengolahan produk-produk Cargill di kawasan Asia.

“Cargill dan Nestlé telah lama bekerja sama dengan erat dan memiliki visi yang sama untuk mendukung pengembangan secara holistik komunitas petani kakao untuk  jangka panjang," katanya.

Video Terkait