Ada Sejak 1883, Sebagian Proses di Perkebunan Teh Tertua Ini Gunakan Tangan

Perkebunan tertua di Eropa, Cha Gorreana, Sao Miguel, Azores, Portugal. (commons.wikimedia.org)

Editor: Arif Sodhiq - Minggu, 6 Juni 2021 | 06:00 WIB

SariAgri - Tanaman teh tidak hanya tumbuh di Asia atau Afrika, tetapi juga di iklim sejuk Eropa. Salah satu contohnya perkebunan Cha Gorreana di Pulau Sao Miguel, Portugal yang telah ada sejak tahun 1883. Sao Miguel merupakan bagian dari Kepulauan Azores yang terdiri dari sembilan pulau. Kepulauan Azores berjarak 900 mil dari Kota Lisbon dan 2.400 mil dari Amerika Serikat.

Ada beberapa versi tentang bagaimana teh pertama kali bisa sampai ke Azores. Salah satu versi menceritakan tentang seorang komandan Portugis yang membawa tanaman itu bersamanya dari Brasil. Versi lain menyebutkan, tanaman teh di Azores berasal dari dua warga Cina yang mengunjungi pulau-pulau Atlantik pada tahun 1878.

Versi mana yang benar tidak terlalu dipermasalahkan penduduk Azores. Bagi mereka ekspor teh adalah berkah yang tidak ternilai. Sejak beberapa dekade hingga kini, penanaman teh telah menjadi sumber pendapatan penting penduduk Azores.

Di masa kejayaannya, terdapat 62 perkebunan yang tersebar di Azores. Cha Gorreana di Sao Miguel merupakan perkebunan teh tertua yang masih ada hingga saat ini.

Di perkebunan Cha Gorreana, teh telah ditanam sejak 1883 dan saat ini dikelola generasi kelima keluarga Mota. Uniknya sebagian peralatan termasuk mesin yang digunakan untuk memanen dan mengolah daun teh masih sama di masa awal saat memulai usaha perkebunan. Selain itum beberapa tahapan prosesnya masih dilakukan dengan tangan.

Baca Juga: Ada Sejak 1883, Sebagian Proses di Perkebunan Teh Tertua Ini Gunakan Tangan
Selain Inggris, Ini 5 Tradisi Minum Teh dari Berbagai Negara

Waktu panen tanaman teh di Cha Gorreana dilakukn mulai April hingga September. Daun teh dipetik, dibawa ke pabrik kemudian disortir secara tradisional dengan tangan sebelum dikeringkan dan dilanjutkan ke proses fermentasi.

Dilansir DW, Cha Gorreana mampu memproduksi 30-40 ton teh hitam dan hijau setiap tahunnya. Dari segi harga, teh produk Azores tidak dapat bersaing dengan teh dari India atau Sri Lanka, tetapi pemilik Cha Gorreana tidak berkecil hati dan akan terus mengekspor teh dari perkebunan tertua Eropa itu ke seluruh dunia.

Video terkait:

Video Terkait