Komunitas Milenial Sulut Ekspor 44 Ton Cocopeat Senilai Rp500 Juta ke Korsel

Kepala Karantina Pertanian Manado, Donni Muksydayan melepas cocopeat ke Korea Selatan.(Antara)

Editor: Arif Sodhiq - Senin, 15 November 2021 | 10:00 WIB

Sariagri - Sekelompok milenial asal Sulawesi Utara (Sulut) sukses mengekspor 44 ton cocopeat ke Korea Selatan (Korsel) pada pekan kedua November 2021. Mereka terabung dalam Komunitas Millenial Sulut Go Ekspor

"Para anak muda asal Sulut berumuran 19 tahun yang tergabung dalam sebuah komunitas milenial Sulut Go Ekspor berhasil pasarkan komoditas pertanian asal Sulut yakni Cocopeat sebanyak 44 ton ke Korea Selatan dengan nilai ekonomi mencapai Rp500 juta," ujar Kepala Karantina Pertanian Manado, Donni Muksydayan.

Donni mengapresiasi komunitas anak muda itu yang telah berhasil mengekspor produk. Apalagi bahan baku produk ekspor itu berasal dari limbah pabrik olahan turunan kelapa.

"Proses pemasaran dengan fasilitas digital yang tentu sudah dekat dengan milenial sekarang ini, saya rasa itu kelebihan mereka, tinggal bagaimana memanfaatkan peluang," katanya, Minggu (14/11/2021).

Produk turunan kelapa, termasuk cocopeat, merupakan komoditas unggulan Provinsi Dalam proses ekspor untuk memenuhi persyaratan masing-masing negara tujuan, komoditas itu rutin disertifikasi Karantina Pertanian Manado.

Ketua Komunitas Sulut Go Ekspor Alan mengatakan komoditas pertanian yang berhasil diekspor satu kontainer.

"Jadi buyer bayar 50 persen duluan, dan melunasinya saat barang sampai," katanya.

Dia berpesan untuk para millenial untuk tidak takut melangkah terjun ke dunia bisnis.

"Melalui komunitas ini kita bangun daerah sendiri melalui ekspor, tentu hal tersebut harapannya kita juga mendapat support penuh dari pemerintah terkait," katanya.

Kepala Badan Karantina Pertanian Bambang berharap ke depan akan banyak muncul sosok milenial asal Sulut dalam perdagangan ekspor, khususnya sektor pertanian melalui program unggulan Kementan, Gratieks.

Baca Juga: Komunitas Milenial Sulut Ekspor 44 Ton Cocopeat Senilai Rp500 Juta ke Korsel
PT Galasari Jalin Kesepakatan dengan PT CFS di One day with Indonesian Coffee Fruits and Flowers

Cocopeat atau biasa disebut coco coir maupun coco fiber merupakan media tanam alternatif untuk budi daya berbagai jenis tanaman, khususnya hidroponik. Bahan utamanya dari sekam atau tempurung buah kelapa yang diolah atau dihaluskan sehingga menjadi butiran-butiran seperti serbuk kayu.

Cocopeat sangat baik dijadikan media tanam karena seimbang dalam mempertahankan kelembaban. Dengan menggunakan media tanam ini, tanaman tidak mudah layu karena air yang tersimpan cukup lama pada cocopeat.

Video terkait:

Video Terkait