Mengenal Ajir dan Manfaatnya untuk Tanaman

Ilustrasi tanaman dengan ajir. (Pixabay)

Penulis: Gloria, Editor: M Kautsar - Selasa, 21 Juni 2022 | 19:50 WIB

Sariagri - Orang awam mungkin asing dengan istilah ajir yang sebenarnya biasa dilihat sehari-hari. Ajir merupakan penegak tanaman yang terbuat dari batang bambu.

Melansir Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Buleleng Kabupaten, penggunaan ajir biasanya melingkupi dua jenis tanaman yaitu determinated dan indeterminated. Tanaman determinated memiliki cabang samping yang cukup banyak sehingga tanaman perlu ditopang supaya tidak roboh.

Sedangkan tipe indeterminated membutuhkan rambatan yang tinggi karena pertumbuhan ke atas yang sangat cepat.

Tipe pemasangan ajir juga terbagi menjadi dua yaitu tegak dan miring. Sistem ajir tegak dipasang dalam posisi tegak searah dengan pertumbuhan tanaman.

Baca Juga: Mengenal Ajir dan Manfaatnya untuk Tanaman
Gen Tanaman yang Kuat dengan Kekeringan dan Aluminium Ditemukan

Biasanya, di bagian percabangan utama, batang tanaman diikat dengan tali rafia untuk membentuk angka delapan dengan ajir. Tujuannya, menghindari pergesekan secara langsung antarbatang tanaman sehingga tidak menimbulkan luka.

Sistem ajir miring biasanya dipasang dengan menyilangkan ajir pada percabangan tanaman. Setiap tanaman diberikan satu ajir dengan ujung yang dibuat keratan. Tujuannya supaya mudah untuk mengikat dengan tali rafia. Pada bagian tajuk diberikan ajir tambahan atau anyaman rafia yang berfungsi sebagai penopang tanaman.

Nah, tanaman yang biasanya menggunakan ajir seperti tomat, cabai, murbei, mentimun, labu siam dan lainnya.

Video Terkait