Icip Kopi Khas Desa Cikolelet Serang, Ada Rasa Manisnya di Ujung

Produk kopi robusta, Cikopi.(Sariagri/Yudi Asmaraloka)

Editor: Arif Sodhiq - Kamis, 2 Desember 2021 | 08:00 WIB

Sariagri - Sebagai salah satu destinasi wisata, Desa Cikolelet, Kabupaten Serang memiliki perkebunan kopi dengan ciri khas tersendiri. Warga Desa Cikolelet, Kecamatan Cinangka mempunyai produk unggulan yaitu kopi robusta, Cikopi. Nama Cikopi diambil dari kependekan Cikolelet Kopi.

Pegiat Kopi Cikolelet, Suwanda mengatakan dari ciri fisiknya, biji Kopi Cikolelet ini relatif lebih kecil dibanding kopi lainnya. Sedangkan dari segi rasa, Kopi Cikolelet meninggalkan rasa manis di ujungnya. Selain itu, keunggulan dari kopi itu memiliki rasa agak asam dan tidak terlalu pahit.

"Kita panen dari perkebunan sekitar yang dikelola warga. Biji kopi di sini bentuknya lebih kecil dibanding lainnya," ujanya saat ditemui beberapa waktu lalu.

Cikopi merupakan salah satu produk UMKM andalan warga Desa Cikolelet. Desa ini dinobatkan sebagai desa wisata karena menyimpang berbagai potensi wisata alam yang menarik.

Harga sekantung Cikopi ukuran sedang dijual sehanya Rp10 ribu. Harga itu sangat terjangkau bagi wisatawan yang berkunjung ke sana.

Baca Juga: Icip Kopi Khas Desa Cikolelet Serang, Ada Rasa Manisnya di Ujung
Indonesia Jadi Negara Asia Pertama Gelar Cup of Excellence, 36 Petani Kopi Lokal Lolos Kompetisi

Kepala Desa Cikolelet Ojat Darojat mengatakan di Kecamatan Cinangka terdapat dua desa yang menjadi produsen kopi terbesar yaitu Desa Mekarsari dan Cikolelet. 

"(Kopi) sebagian besar di tanah perhutani dan sebagian di tanah penduduk. Tanamanya ada 10 hektare yang tiga hektare di tanah penduduk tujuh hektare di tanah perhutani, itu digarap lembaga masyarakat desa hutan. Kita ada penggarap dan kerja sama Perhutani," kata Ojat. 

Video terkait:


 

Video Terkait