15 Ton Rempah Asal Sulsel Senilai Rp1,7 Miliar Berlayar ke Rusia

Pelepasan ekspor rempah asal Makassar ke Rusia. (Barantan)

Editor: Arif Sodhiq - Jumat, 14 Januari 2022 | 14:40 WIB

Sariagri - Geliat ekspor produk pertanian Indonesia terus digalakkan di berbagai wilayah tanah air. Hal itu dalam rangka mendukung upaya Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks) yang digagas Kementerian Pertanian (Kementan).

Baru-baru ini, Kementan melalui Karantina Pertanian Makassar melakukan sertifikasi ekspor komoditas pala dan cengkeh dengan volume total 15 ton. Dengan rincian 7,5 ton pala dan 7,5 ton cengkeh senilai Rp1,7 miliar.

Komoditas pertanian milik eksportir CV SMS dan menjadi pengiriman perdana di tahun 2022 dengan negara tujuan Rusia. Komoditas itu dikirim melalui Terminal Peti Kemas Pelabuhan Laut Soekarno Hatta Makassar.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan Ashari Fakhsirie Radjamilo mengatakan peluncuran ekspor itu bisa menjadi motivasi bagi pelaku usaha ekspor di Sulawesi Selatan untuk terus memacu peningkatan kontribusi ekspornya.

“Kami sampaikan bahwa imbauan Menteri Pertanian pertama yaitu tiada hari tanpa ekspor, kedua jangan sampai ada kabupaten atau kota yang tidak ada ekspornya. Ini adalah sesuatu yang perlu kita sampaikan ke rekan-rekan semua," ujarnya dikutip dari Badan Karantina Pertanian (Barantan), Jumat (14/1/2022).

Sementara itu, Kepala Karantina Pertanian Makassar, Lutfie Natsir mengungkapkan sebagai unit teknis, pihaknya terus melakukan upaya mendukung program Gratieks. Salah satunya bersinergi dengan instansi di lingkup Provinsi Sulawesi Selatan dalam percepatan ekspor komoditas pertanian.

Baca Juga: 15 Ton Rempah Asal Sulsel Senilai Rp1,7 Miliar Berlayar ke Rusia
Siapa Sangka Perusahaan Besar Ini Dirintis dari Berjualan Rempah dengan Sepeda

““Kami terus bersinergi dengan para instansi mitra seperti BUMN, asosiasi, dan para pelaku usaha dalam upaya peningkatan akselerasi ekspor di Sulsel. Karantina Pertanian Makassar akan terus melakukan pendampingan, supervisi, dan bimbingan kepada para pelaku usaha untuk memperkuat ekspor di Sulsel," katanya.

"Saya sendiri sangat bangga dengan CV. CMS ini, sebagai pengusaha milenial mereka mampu menembus pasar Eropa. Hal ini menjadi pemicu bagi para pelaku usaha lain dalam melakukan eksplorasi komoditas andalan di Sulsel agar terus berlanjut dan mengalami peningkatan jumlah komoditas ekspor," pungkasnya.

Video:

Video Terkait